Senin, 17 Oktober 2011

PROFIL PRIBADI

Perkenalkan nama saya Achmad Fauzi salah satu mahasiswa di Universitas GUNADARMA. sejarah saya masuk Universitas Gunadarama, pertama - tama saya sekolah dasar di SD Islam Cilitan setelah lulus SD saya diterima di SMP Negri 275 Jakarta Timur, sekolah itu mempunyai kurikulum keterampilan untuk siswa/inya jd setiap muridnya mempunyai keterampilan masing-masing. Bagi siswa pria diberi 2 keterampilan yaitu kelas Listrik dan Logam seperti halnya di sekolah STM dan bagi siswi perempuan diberi keterampilan Tata Boga dan Akutansi,kebetulan saya dapat keterampilan Listrik.Setelah lulus dr SMPN 275 saya melanjutkan ke SMIP PARAMITHA di Kalimalang sekolah itu sekolah pariwisata disana saya mengambil jurusan Perhotelan.Setelah lulus dr SMIP PARAMITHA saya mulai tertarik dengan dunia IT jd saya putuskan untuk kuliah di Universitas GUNADARMA. Memang sih banyak yg bilang "kok gak meneruskan ke Universitas Pariwisata?" yaa soalnya lebih suka sama dunia komputer sihh, Nahh itu sejarah saya masuk ke Universitas Gunadarama.Kesan selama 5 semester kuliah di GUNADARMA, Pertama dr yg gak disukain adalah Mataharinya karena di Depok panas banget dan cuacanya juga gak menentu kadang panas kadang ujan cepet banget cuacanya berubah,Yg kedua UKMnya gak begitu aktif (gak tau UKMnya apa sayanya yaa,hehehehe),Yg ketiga gak ada fasilitas olah raganya tp sekarang udah mulai d bangun sihh (Rektornya paham juga akhirnya).Yg disukain dr Universitas GUNADARMA pertama Gak ada kata senior apa junior (SENIORITAS) jd semuanya saling berbaur dan saling menghargai,Yg kedua Temen - temen sekelas asik" kompak dah kalo boleh dibilang jd betah di kampus,Yg ketiga wanitanya cantik-cantik gak kalah sama Kampus laen (hehehehe maklum cwo),Udah dah segitu aja nanti malah kepanjangan entar d bilang curhat lagi.Sekian dulu Profil Pribadi saya kurang lebihnya minta maaf



Original Post by Achmad Fauzi

Selasa, 10 Mei 2011

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

Pengertian POLITIK
Kata “Politik” secara etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang akar katanya adalah polis, berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu negara dan teia, berarti urusan. Dalam bahasa Indonesia, politik dalam arti politics mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa. Politik merupakan rangkaian asas, prinsip, keadaaan, jalan, cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang kita kehendaki. Politics dan policy mempunyai hubungan yang erat dan timbal balik. Politics memberikan asas, jalan, arah, dan medannya, sedangkan policy memberikan pertimbangan cara pelaksanaan asas, jalan, dan arah tersebut sebaik-baiknya.

Politik secara umum menyangkut proses penentuan tujuan negara dan cara melaksanakannya. Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan, pembagian, atau alokasi sumber-sumber yang ada.
Dengan demikian, politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijakan (policy), dan distribusi atau alokasi sumber daya.

Pengertian STRATEGI
Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan. Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik.

Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapat-kan kemenangan atau pencapaian tujuan. Dengan demikian, strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer, tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan.

Politik dan Strategi Nasional
Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.

Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional.

Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Politik dan strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraaan menurut UUD 1945. sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat yang mengatakan bahwa jajaran pemerintah dan lembaga-lembaga yang tersebut dalam UUD 1945 merupakan “suprastruktur politik”. Lebaga-lembaga tersebut adalah MPR, DPR, Presiden, DPA, BPK, MA. Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat disebut sebagai “infrastruktur politik”, yang mencakup pranata politik yang ada dalam masyarakat, seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan (interest group), dan kelompok penekan (pressure group). Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang.

Mekanisme penyusunan politik dan strategi nasional di itngkat suprastruktur politik diatur oleh presiden/mandataris MPR. Sedangkan proses penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politk dilakukan setelah presiden menerima GBHN.

Strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan petunjuk presiden, yang dilaksanakan oleh presiden sesungguhnya merupakan politik dan strategi nasional yang bersifat pelaksanaan.

Pandangan masyarakat terhadap kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya, maupun bidang Hankam akan selalu berkembang karena:
a. Semakin tinggina kesadaran bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
b. Semakin terbukanya akal dan pikiran untuk memperjuangkan haknya.
c. Semakin meningkatnya kemampuan untuk menentukan pilihan dalam pemenuhan kebutuhan hidup.
d. Semakin meningkatnya kemampuan untuk mengatasi persoalan seiring dengan semakin tingginya tingkat pendidikan yang ditunjang oleh kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Semakin kritis dan terbukanya masyarakat terhadap ide baru.

REFERENSI
http://id.shvoong.com/law-and-politics/1921043-politik-dan-strategi-nasional/#ixzz1M16I7AXp